HP Android Terbaru Terbaik 2017, Nokia 6, Harga dan Spesifikasinya

HP Android Terbaru Terbaik 2017, Nokia 6, Harga dan Spesifikasinya




Dibanderol Rp 3,2 Juta, Apa Saja Kelebihan Nokia 6?

Lama tak terdengar, pabrikan yang pernah menjadi primadona pada awal tahun 2000an kembali membuat gebrakan baru. Bekerja sama dengan perusahaan teknologi HMD Global, Nokia meluncurkan smartphone terbarunya di Tiongkok pada tanggal 8 Januari 2017 kemarin.

Lantas, apakah Nokia 6 akan mampu bersaing dengan smartphone dari vendor lainnya? tampaknya dengan spesifikasi yang ditawarkan, Nokia 6 bisa menjadi kompetitor bagi smartphone lain di kelasnya. Apa saja spesifikasi unggulan yang ditawarkan Nokia 6? Simak ulasan berikut.

RAM 4GB
Meskipun bisa dibilang Nokia 6 ini adalah smartphone mid-range, Nokia 6 dibekali dengan RAM sebesar 4GB. Besarnya RAM ini tentu membuat kinerja Nokia N6 bisa lebih responsive untuk menjalankan aplikasi secara bersamaan dan juga untuk bermain game HD.

Memory Internal 64GB & Slot Micro SD
Dengan memory internal yang cukup besar, tentu Nokia 6 mampu menampung banyak file seperti Aplikasi, Game, Mp3, Video, dll. Tak hanya sampai disitu, jika sebagian besar smartphone dengan Memory Internal besar tidak menghadirkan slot micro SD, Nokia 6 justru menghadirkan slot micro SD hingga kapasitas 256GB. Hebat bukan?

Kamera Berresolusi Tinggi

Nokia 6 dibekali dengan kamera utama dengan resolusi 16MP yang disertai dengan dual-tone LED flash. Sementara untuk kamera depan, Nokia 6 mengusung kamera dengan resolusi 8MP.

Speaker Dolby Atmos
Nokia 6 hadir dengan speaker stereo berteknologi Dolby Atmos yang mampu menghasilkan suara detail dan powerful. Dolby Atmos sendiri adalah teknologi suround-sound yang biasanya ada pada bioskop-bioskop. So, dengan Nokia 6 ini, pengguna bisa menonton film layaknya menonton di bioskop.


Subscribe Pojok Cyber:
https://www.youtube.com/channel/UCLCQwExsB7g1nsAGhZBCiGA?sub_confirmation=1

Video Tutorial Cara Aktifkan dan Non Aktifkan Verifikasi Dua Langkah Akun Google, Pojok Cyber

Video Tutorial Cara Aktifkan dan Non Aktifkan Verifikasi Dua Langkah Akun Google, Pojok Cyber



Video Tutorial: Solusi Adobe Premiere Pro Tidak Bisa Render Video (Unknown Error, Cannot Render Video or Movie)

Video Tutorial: Solusi Adobe Premiere Pro Tidak Bisa Render Video (Unknown Error, Cannot Render Video or Movie)

Video Tutorial: Fix Error Cannot Compile Movie Adobe Premiere Pro [Indonesia] (Unknown Error, Cannot Render Video or Movie)



HP Android Terbaru, Advan G1 Pakai OS Indonesia (IDOS, Marshmellow 6.1.2), Apa Saja Keunggulannya...???

Advan G1, demikian nama ponsel android terbaru yang dirilis oleh produsen smartphone lokal Indonesia, Advan. Dengan dukungan sistem operasi hasil pengembangan sendiri dengan berbasis sistem operasi Marshmellow 6.1.2, ponsel ini diklaim mampu memberi kesempurnaan pada saat dioperasikan dalam berbagai aktivitas ponsel.




Tjandra Lianto, Marketing Director Advan menuturkan bahwa IDOS yang digunakan pada Advan G1 ini merupakan OS versi keenam. Walaupun demikian, Advan tidak berhenti berinovasi sampai di sana (pengembangan IDOS), karena versi ketujuh IDOS akan dikembangan oleh Advan pada tahun ini.

IDOS sendiri, sebagaimana disampaikan oleh Tjandra, dikembangkan oleh tim lokal Advan. "Kami punya tim sendiri (untuk mengembangkan IDOS) di Semarang dan Jakarta. Sebelumnya, kami alih teknologi dari Senzhen ke Indonesia. Di sini, kami melibatkan putra putri Indonesia, mulai dari siswa SMK dan tenaga kerja," ujar Tjandra ditemui usai peluncuran Advan G1 di Jakarta, Jumat (17/2/2017) sore.

Advan sendiri, dikatakan Tjandra, tidak mau hanya sekadar mengembangkan atau membuat hardware saja. Perusahaan smartphone dengan pabrik yang berlokasi di Semarang ini berkeinginan warga orang Indonesia, khususnya anak muda, bisa menguasai serta mengembangkan teknologi secara mandiri.


Tjandra berpendapat bahwa, dibanding dengan developer perangkat lunak asing, orang Indonesia lebih mengetahui apa yang dibutuhkan oleh para pengguna di.

Keunggulan Indonesia OS (IDOS) Dibandingkan OS Smartphone Lainnya


Tjandra menjelaskan bahwa aplikasi yang ada sudah banyak beredar di luar, dan semuanya ada standard baku. Dimana jika tidak ada standar, maka akan banyak bugs serta trial dan error. Untuk masalah trial dan error, tegas Tjandra, sudah lakukan di back-end, jadi IDOS sudah berjalan dengan baik. Apalagi jika sudah sudah terintegrasi, maka hal tersebut menjadi lebih mudah karena tidak perlu lagi installasi sistem operasi.

Tjandra pun mengungkapkan bahwa tidak semua brand lokal bisa sanggup mengembangkan sistem operasi sendiri.

Hal ini, tegas Tjandra, dikarenakan dalam mengembangkan OS tentu akan melibatkan sumber daya, waktu yang cukup lama dan investasi yang tidak sedikit. Dalam hl ini, pihak Advan sudah mengembangkan OS selama 3 tahun.

Tjandra berkeinginan brand Advan dibanggakan (oleh para pengguna), untuk itulah Advan mengembangkan software, disamping telah lama mengembangkan hardware.

Layanan Cloud dari Advan
Ternyata, tidak hanya sampai pada pengembangan OS, Advan memiliki pula ambisi untuk menghadirkan layanan cloud. Bahkan, Advan akan menggratiskan layanan ini untuk para penggunanya.

Server Advan sendiri untuk kebutuhan layanan cloud ini, masih menyewa dari pihak lain, tetapi perusahaan berharap agar Advan bisa memiliki server sendiri.

Video Tutorial Cara Aktifkan Verifikasi Dua Langkah pada WhatsApp Ala Agan Misterius Pojok Cyber

Pengantar Cara Aktifkan Verifikasi Dua Langkah pada WhatsApp

Pojok Cyber – Skema verifikasi dua langkah atau two-step verification mulai diterapkan pada layanan aplikasi pesan instan WhatsApp. Skema verifikasi dua langkah ini sifatnya optional atau pilihan saja bagi para pengguna untuk menambah keamanan akun miliknya.

Jika ingin melihat video tutorialnya, silahkan saksikan video di bawah ini:



Untuk verifikasi pertama, sebagaimana yang telah diterapkan selama ini adalah melalui nomor ponsel yang diperguankan untuk nomor WhatsApp. Cara kerjanya adalah, akan ada kiriman kode melalui SMS atau telepon ke nomor HP yang kita gunakan saat mengaktifkan layanan aplikasi pesan instant WhatsApp ini.

Sedangkan dalam verifikasi langkah yang kedua adalah, passcode berjumlah enam digit yang dibuat sendiri oleh pengguna WhatsApp. Passcode yang berupa nomor dengan jumlah enam digit tersebut harus dimasukkan oleh pengguna WhatssApp pada saat pengguna tersebut mendaftarkan atau mengaktifkan nomor teleponnya untuk dijadikan sebagai kontak WhatsApp lagi.

Contohnya, pada saat si pengguna tersebut membeli smartphone baru, tetapi dia  ingin tetap menggunakan nomor ponsel yang sama yang sudah sering dia gunakan sebagai kontak WhatsApp.

Dengan demikian, maka sebelum mengaktifkan verifikasi dua langkah pada aplikasi WhatsApp untuk nomor HP Anda yang sering digunakan ini, Anda harus benar-benar mengingat passcode yang Anda buat tersebut. Caranya bisa dengan mencatatnya di lembaran kertas dan disimpan di lemari, misalnya, atau cara lainnya yang bisa Anda andalkan untuk mengingat passcode itu.

Cara Aktifkan Verifikasi Dua Langkah WhatsApp

Inilah langkah-langkah untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah ini layanan pesan instant WhatsApp pada nomor HP Anda.
1.    Update aplikasi WhatsApp ke versi terbaru.
Untuk pengguna iOS, update ini bisa dilakukan melalui Apple App Store dan bagi para pengguna Android, update bisa dilakukan melalui Google Play Store.
2.    Setelah aplikasi berhasil diupdate ke versi terbaru, maka:
a.       Buka menu “Settings”
01 - Pilih Setelan atau Settings
 
b.      Lalu piliha menu “Accounts”
02 - Pilih Akun

 
c.       Selanjutnya pilih “Two-step verification”
03 - Pilih Menu Verifikasi Dua Langkah

 
d.      Laku pilih “Enable”.
04 - Pilih Menu Aktifkan


3.    Selanjutnya kita diminta untuk mengisikan passcode sebanyak 6 digit. Masukkan passcode sesuai keinginan anda, lalu, ingatlah. Sekali lagi ingatlah, jangan sampai lupa.
4.    Atau Anda bisa untuk mem-bakcup passcode tersebut melalui email yang terhubung dengan akun WhatsApp Anda.


Yang Harus Diketahui Tentang Verifikasi Dua Langkah WhatsApp

Dari blog resmi WhatsApp, disebutkan bahwa e-mail yang tertaut atau terhubung dengan akun WhatssApp ini, bisa digunakan pula untuk menon-aktifkan verifikasi dua langkah jika kita lupa passcode yang telah kita tentukan sebelumnya.

Passcode yang telah kita buat di atas, tidak akan dibutuhkan setiap kali membuka WhatsApp. Tetapi sebagai upaya membantu pengguna mengingat passcode yang telah dibuat, dalam jangka waktu tertentu (bisa jadi setiap 7 hari), WhatsApp akan menanyakan passcode ini secara periodik.

Berbeda dengan skema yang digunakan oleh Facebook atau Google, dimana dua layanan raksaa tersebut membuat kode verifikasi dengan aplikasinya langsung serta akan mengirimkannya melalui SMS, setiap kita akan login ke aplikasi. Pada layanan pesan instant WhatsApp, passcode ini dibuat atau ditentukan oleh pengguna, dan si pengguna harus benar-benar mengingat passcode yang telah dibuatnya itu.

Fitur verifikasi dua langkah ini sendiri, sejak bulan November 2016, sebenarnya telah dirilis untuk para pengguna WhatssApp versi beta, untuk keperluan pengujian. Dan kini fitur tersebut sudah dibuka WhatsApp untuk sekitar 1,2 miliar penggunanya.

Video Curhat: Channel Selalu Suspend, Nasib Tukang Servis Amatir Ini Memang Belum Beruntung

Video yang terdapat pada postingan ini merupakan video dokumentasi saya pada saat membantu kenalan memang mainboard laptop asus. Seri dari laptop ini lupa lagi seri apa.

Mainboard tersebut, didapat oleh kenalan saya ini dari, kalau tidak salah, toko online Bukalapak. Dan pelapaknya adalah pelapak pribadi yang kebetulan memiliki mainboard asus yang sama persis dengan mainboard milik kenalan saya yang sudah rusak serta tidak bisa diperbaiki.

Dalam video ini juga ada obrolan ringan si tukang servis dengan konsumen yang ada di tempat dia kerja.

Ternyata, tukang servis ini manusia biasa yang tiba-tiba saja curhat mengenai nasib chanel atau saluran youtube-nya yang selalu saja dihapus, ditangguhkan atau disuspend oleh pihka Google atau Youtube.

Berkali-kali membuat channel baru, maka dalam waktu yang tidak lama, biasanya 24 jam atau 2 x 24 jam (satu haru atau dua hari), channel-chanel tersebut kembali dihapus Youtube/Google.

Yang paling lama itu, ada yang mencapai 1 bulan, semua channel baru langsung dibabat habis.

Jika memperhatikan penyebabnya, maka ada tiga point utama yang menjadi perhatian.
1. Melanggar syarat dan ketentuan layanan.
2. Melanggar pedoman komunitas.
3. Melanggar hak cipta.




Channel Selalu Suspend, Nasib Tukang Servis Amatir Ini Memang Belum Beruntung.
Youtube Dzolimi Tukang Servis Jujur, Curhat Sambil Servis Laptop Asus, Selalu Suspend Channel-nya

Video Unboxing Ponsel Xiaomi Redmi 4 Prime atau 4 Pro, Test Nyala Pertama

Video Unboxing Ponsel Xiaomi Redmi 4 Prime atau 4 Pro, Test Nyala Pertama.


Video Tutorial Hard Reset Advan S4i, Solusi Lupa Pola Kunci, PIN atau Password Ponsel Advan S4i

Lupa password, lupa PIN atau lupa pola kunci pada smartphone, bisa menimpa siapa saja.

Dan jika benar-benar mentok, lupa sama sekali, maka salah satu solusinya adalah dengan melakukan hard reset atau factory reset smartphone yang tersebut.




Tetapi, perlu diketahui bahwa dengan melakukan factory reset atauy hard reset, maka semua settingan pada smartphone kita akan kembali ke pengaturan asal. Pengaturannya akan sama persis pada saat pertama kali dinyalakan, sesuai dengan pengaturan default pabrikannya.

Dan satu hal lagi, semua data yang ada di dalam penyimpanan internal telepon akan hilang. Jadi, pastikan semua data telah ada backup sebelumnya. Jika ada data yang tertinggal dan tidak bisa dibackup, karena ponsel tidak bisa diakses oleh sebab lupa pin, password atau pola kunci, maka itu adalah resiko kita.

Satu hal lagi, semua resiko yang timbul dengan mengikuti tutorial yang saya buat ini, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda.

Oke, kita langsung saja ke tahap pengerjaan, bagaimana melakukan hard reset atau factory reset ponsel Advan S4i ini.
1. Pastikan batre sudah terisi penuh atau full.
2. Matikan ponsel.
3. Nyalakan ponsel dengan menekan dua tombol secara bersamaan. Tombol Volume Down + Tombol Power. (Caranya: Tekan dulu tombol Vol. Down dan jangan dilepas, lalu tekan tombol Power, sampai ponsel menyala dalam mode recovery).
Tekan tombol Volume Down dan tombol Power secara bersamaan
Tekan tombol Volume Down dan tombol Power secara bersamaan

4. Setelah menyala dalam mode recovery, lepaskan tombol Power.
Lepaskan tombol Power On Off
Lepaskan tombol Power On Off


5. Lalu lepaskan pula tombol Volume Down.
Lepaskan tombol Volume Down
Lepaskan tombol Volume Down

6. Selanjutnya, gunakan tombol Volume Down/Up untuk berpindah-pindah menu.
7. Pilih menu "Wipe Data/Factory Reset". Lalu klik OK, dengan menekan tombol Power.
Pilih menu wipe data factory reset laku OK dengan tombol Power
Pilih menu wipe data factory reset laku OK dengan tombol Power

8. Lalu, pilih "Yess Delete All User Data". pilih OK dengan menekan tombol Power.
Pilih Yess delete all user data
Pilih Yess delete all user data
9. Biarkan proses berlangsung sampai selesai.
10. Selanjutnya, pilih menu "Wipe Cache Partition". Klik OK dengan tombol Power.
Pilih menu Wipe Cache Partition lalu OK dengan tombol Power
Pilih menu Wipe Cache Partition lalu OK dengan tombol Power

11. Biarkan sampai selesai.
12. Terakhir, restart ponsel dengan memilih menu "Reboot System Now".
Restart ponsel dengan memilih menu Reboot System Now dan klik OK dengan tombol Power
Restart ponsel dengan memilih menu Reboot System Now dan klik OK dengan tombol Power


13. Selesai sudah.
14. Ikuti petunjuk yang muncul dilayar.


Resiko Besar dan Berbahaya di Balik Pose “Victory” Saat "Selfie"

Sudahkah Anda ketahui bahwa melakukan selfie atau swafoto dengan gaya jari membentuk tanda kemenangan atau victory ternyata sangat berbahaya?

Bisa jadi, hal ini terdengar tidak masuk akal, tetapi pihak berwenang di negara China berpendapat lain, yaitu berfoto dengan pose tangan simbol “V” sangat beresiko alias sangat berbahaya.

Ilustrasi Foto Pose Victory atau Pose Foto Peace (Damai)
Ilustrasi Foto Pose Victory atau Pose Foto Peace (Damai)


Tanda atau simbol dari kemenangan atau victory ini, biasanya akrab dilambangkan dengan acungan dua jari tangan ke atas, yaitu jari tengah dan jari telunjuk, serta menghadap ke kamera.

Jari tengah dan jari telunjuk tersebut akan terlihat membentuk huruf "V", dimana huruf V ini merupakan awalan dari kata kata "victory" yang dalam terjemahan Indonesianya adalah kemenangan.

Tetapi, orang-orang juga biasanya mengenal lambang tersebut, tidak saja sebagai victory, melainkan pose ini bisa diartikan juga sebagai lambang damai (peace).

Inilah yang kemudian menjadi perhatian, dimana pihak berwenang di China berpendapat bahwa selfie dengan pose tangan seperti itu akan sangat berisiko, dan akan menyebabkan identitas orang pada foto tersebut mudah dicuri.

Tidak saja dengan melakukan foto selfie atau swa-foto, orang yang difoto biasa pun (difoto oleh orang lain), jika dalam pose kedua jari tengah dan telunjuk menghadap kemera, dimana posenya memperlihatkan jari yang cukup jelas, dianggap sangat berbahaya.

Cyber criminal atau penjahat cyber, bisa saja meniru sidik jari atau membuat replika dari sidik jari, dengan memanfaatkan foto dari jari telunjuk yang menghadap ke kamera saat berpose victory.

Dalam hal ini, identitas yang dicuri oleh penjata cyber tersebut dengan memanfaatkan sidik jari ini, berlaku bagi korban yang melindungi datanya dengan memanfaatkan fitur keamanan sidik jari pada perangkat yang digunakan oleh si korban.

Bisa jadi hal ini terdengar mustahil, faktanya, hal tersebut ternyata bisa dilakukan.

Pada tahun 2014, tepatnya pada bulan Desember yang lalu, sebagaimana dilansir oleh GizmoChina, pada Jumat (13/1/2017), Jan Krissler, seorang ahli keamanan, diberitakan telah berhasil membuat tiruan digital sidik jari dari menteri pertahanan Jerman.

Tiruan sidik jari digital sang menteri pertahanan Jerman tersebut, disebutkan didapat dari sebuah acara konferensi pers yang dihadiri sang menteri.

Kemudian, Jasn Krissler menggunakan software berbayar untuk membuat tiruan sidik jari sang menteri.

Diliaht dari sisi pengguna biasa, hal ini pun bisa dikatakan cukup berbahaya.

Saat ini, smartphone atau ponsel cerdas keluaran terbaru, kebanyakan telah dilengkapi dengan fitur NFC untuk melakukan pembayaran.

Fitur NFC ini sendiri, biasanya dilengkapi dengan keamanan sidik jari.

Yang berarti dalam hal ini, untuk melakukan pembayaran via NFC, maka pengguna tersebut memindai sidik jarinya terlebih dahulu sebagai langkah keamanan.

Jika membaca sepintas, bisa jadi hal di atas mungkin terdengar menyeramkan.

Tetapi, sepertinya, kegiatan pencurian data melalui atau dengan menggunakan sidik jari ini masih sangat sulit dilakukan.

Setidaknya akan dibutuhkan kamera canggih dan foto dengan resolusi yang tinggi untuk menangkap detail sidik jari, serta membuat tiruan digital dari sidik jari tersebut.

Dan perlu diketahui pula bahwa tidak semua orang bisa membuat sidik jari tiruan dengan mudah.


Akan tetapi, alangkah bijaknya jika kita menjadi lebih berhati-hati setelah mengetahui kemungkinan yang dipaparkan pada tulisan ini.