Meminimalisir Bahaya, Jangan Tulis 5 Hal Ini di Facebook

Pojok Cyber – Facebook, situs dan aplikasi sosial media terbesar di muka bumi saat ini,  mendorong penggunanya agar secara sukarela memberitahukan informasi pribadi masing-masing. Dan, sebagian besar pengguna tidak segan untuk berbagi hal paling personal sekalipun.

Perhatikan saja teman facebook kita, orang lain yang tidak kta kenal atau bahkan mungkin kita sendiri, begitu “anteng”-nya berbagi status pernikahan, foto-foto bersama teman, tempat tinggal, tanggal lahir, alamat e-mail bahkan sampai nomor telepon.
Ilustrasi Facebook Mobile (Sumber: Digital Trend via Kompas.com)
Ilustrasi Facebook Mobile (Sumber: Digital Trend via Kompas.com)


Dan pengguna facebook berpikir bahwa semua hal di atas hanya bisa diakses oleh teman-teman facebook yang mereka kenal.

Padahal, perlu kita ketahui, data pribasi yang kita “pampang” di facebook, ternyata bisa diakses oleh orang lain yang bisa jadi meruapakan pengguna facebook yang tidak kita kenal dan dia ternyata berniat tidak baik terhadap kita.

Oleh karena itu, ada baiknya kita berpikir lebih jauh sebelum membagi lima hal beriktu ini dan “memasangnya” di facebook, sebagaimana dikutip oleh Pojok Cyber dari KompasTekno dari laporan yang dilansir oleh FoxNews, Senin (7/9/2015).

1. Nomor Telepon

Memampangkan nomor telepon di facebook dan tidak mensettingnya agar hanya terlihat oleh kita, berarti kita secara sukarela mendorong semua teman facebook atau yang bukan teman di facebook mengetahui nomor telepon kita. Dengan mengetahui nomor telepon pengguna facebook orang lain bisa mengetahui halam penggunsa facebook yang nomornya dicantumkan dan disetting untuk “konsumsi” publik.

Seorang peneliti keamanan Reza Moaiandin menyampaikan bahwa dia tidak membutuhkan nomor telepon secara spesifik untuk melacak halaman facebook seseorang. Dia mengklaim hanya dengan mengetahui beberapa angka akhir suatu nomor telepon, dia bisa memunculkan beberapa kandidat halaman Facebook orang yang dia “incar”.

2. Alamat Rumah

Seperti juga dengan berbagi nomor telepon pada profil facebook kita, mencantumkan alamat rumah akan berpotensi mendatangkan bahaya.

Saat seorang pengguna facebook berbagi gamgar atau konten, alamat yang dipatrikan pada profil bisa jadi akan muncul pada keterangan gambar. Dengan begitu, orang lain bisa dengan mudah melacak alamat pengguna.

Jika kemudian ada orang yang berniat menjadi penguntit atau bahkan lebih dai itu, merampok mislanya, maka informasi personal yang dibagi di Facebook akan sangat memudahkan bagi orang tersebut.

3. Pekerjaan

Sebelum kita memutuskan untuk mencantumkan informasi pekerjaan di facebook, ada baiknya kita berpikir lebih jauh. Pasalnya, jika kemudian ada peretas yang berupaya untuk mengganggu sistem di kantor tempat kita bekerja, maka media sosial seperti facebook bisa jadi “lahan” yang akan diutak-atik oleh peretas tersebut.

Informasi yang terakit erat dengan perusahaan tempat kita bekerja dan kebetulan kita cantumkan di media sosial seperti facebook, lalu ada orang yang berniat meretas perushaan tempat kita bekerja, maka pencantuman tersebut akan terkena dampak dari peretasan. Untuk itu, sebagai upaya kita untuk menghindari tindakan peretasan tersebut, kita harus segera menghapus informasi pekerjaan pada akun facebook kita.

4. Status Hubungan

Seperti yang ditulis oleh KompasTekno, dengan semakin meningkatnya kebiasaan "stalking" sejak perkembangan media sosial yang kian masif, hal ini harusnya membuat para pengguna Facebook lebih berhati-hati dalam membagi informasi tentang status hubungan mereka.

Ada beberapa aplikasi yang disebut-sebut bisa memberitahu seseorang jika teman Facebook-nya mengganti status menjadi "single".

Hal tersebut, tulis KompasTekno, bisa dimanfaatkan oleh situs-situs kencan ilegal yang memicu pengguna memiliki koneksi maya yang romantis. Setelah masuk ke situs kencan ilegal tersebut, pengguna akan dibujuk rayu agar mengeluarkan sejumlah uang. Untuk itu, alangkah baiknya kita tidak perlu mencantumkan status hubungan di Facebook.

5. Informasi Keuangan

Kita sudah mengetahi benar bahwa facebook meruapakan layanan yang gratis. Tetapi, jejaring sosial ini masih meminta informasi pembayaran seperti nomor kartu kredit. Anda sebagai pengguna, sebaiknya tidak perlu memasukkan informasi tersebut. Sekali lagi, peretas bisa saja membobol informasi pembayaran tersebut dan mencuri sejumlah uang Anda.


Sumber: FoxNews via Kompas



Related Post:

No comments:

Post a Comment

Mohon maaf apabila ada komentar (baik dari facebook, google plus, dll) yang belum dan bahkan tidak dibalas oleh admin.....

Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya